All about Kotaku Tercinta: Boyolali Tersenyum
Kabupaten Boyolali
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia
bebas
Kabupaten Boyolali (Bahasa Jawa:
Bayalali, arti
harafiah: "lupa dari marabahaya"), adalah sebuah
kabupaten
di
Provinsi
Jawa
Tengah. Ibukotanya adalah
Boyolali, terletak sekitar 25 km
sebelah barat Kota Surakarta. Kabupaten ini berbatasan dengan
Kabupaten Grobogan di utara;
Kabupaten Sragen,
Kabupaten Karanganyar, dan
Kota Surakarta (Solo) di timur;
Kabupaten Klaten di selatan; serta
Kabupaten Magelang dan
Kabupaten Semarang di barat.
Bagian timur kabupaten ini termasuk kawasan
Solo Raya. Di
wilayah kabupaten Boyolali terdapat
Bandara Internasional Adi Sumarmo yang melayani untuk
kawasan Solo dan sekitarya, serta asrama haji Donohudan.
Geografi
Kabupaten Boyolali membentang barat-timur sepanjang 49 km, dan
utara-selatan 54 km. Sebagian besar wilayahnya adalah dataran rendah dan
dataran bergelombang dengan perbukitan yang tidak begitu terjal.
Pemanfaatan
Bagian barat merupakan daerah pegunungan, dengan puncaknya
Gunung
Merapi (2.911 m) dan
Gunung Merbabu (3.141 m), keduanya adalah gunung berapi
aktif. Sedangkan di bagian utara (perbatasan dengan
Kabupaten Grobogan merupakan daerah perbukitan, bagian
dari rangkaian
Pegunungan Kendeng.
Di bagian utara (perbatasan dengan
Kabupaten Sragen terdapat
Waduk
Kedungombo.
Pembagian
administratif
Kabupaten Boyolali terdiri atas 19
kecamatan,
yang dibagi lagi atas 262
desa dan 5
kelurahan.
Pusat pemerintahan berada di Kecamatan
Boyolali.
Di samping
Boyolali, kota-kota kecamatan
lainnya yang cukup signifikan adalah
Ampel,
Banyudono,
Simo,
Karanggede,
Musuk dan
Selo. Kawasan
Ngemplak yang berbatasan langsung dengan Kota
Surakarta, kini telah dikembangkan menjadi pusat
pertumbuhan
Solo Raya ke arah barat.
Transportasi
Wilayah Kabupaten Boyolali dilewati
jalan negara
yang menghubungkan
Semarang-
Solo. Selain itu juga terdapat jalur alternatif dari
Semarang menuju Sragen melalui
Karanggede.Rata-rata seluruh pelosok
kecamatan di Boyolali sudah mudah dijangkau sarana transportasi. Bandara
Internasional Adi Sumarmo pun secara geografis masuk wilayah kabupaten
Boyolali.
Pariwisata
Boyolali terletak di kaki sebelah timur Gunung Merapi dan Gunung
Merbabu yang memiliki pemandangan sangat indah dan mempesona, sayuran
hijau yang luas dan berbukit-bukit serta aktivitas Gunung Merapi yang
terlihat dengan jelas aliran lahar dan asapnya. Jalur
Solo-Boyolali-Cepogo-Selo-Borobudur (SSB) yang melintasi kedua gunung
tersebut dipromosikan menjadi jalur wisata menarik yang menjadi pilihan
bagi wisatawan baik domestik maupun negara asing dari kota budaya
Surakarta menuju Candi Borobudur untuk melintasi Kabupaten Boyolali.
Kecamatan Selo dikenal sebagai daerah peristirahatan sementara bagi para
pendaki Gunung Merapi dan Merbabu yang mempunyai tempat penjualan
cenderamata yang representatif. Kecapatan Cepogo merupakan sentra
penghasil sayuran hijau yang segar dan murah serta pusat kerajinan
tembaga di Boyolali.
Selain panorama Gunung Merapi dan Merbabu, kabupaten Boyolali juga
memiliki tempat wisata berupa mata air alami yang mengalir secara terus
menerus dan sangat jernih yang dikelola dengan baik menjadi tempat
wisata air, kolam renang, kolam pancing dan restoran seperti di Tlatar
(sekitar 7 km arah utara kota Boyolali) dan Pengging di Kecamatan
Banyudono (sekitar 10 km arah timur kota Boyolali). Kedua tempat wisata
air ini memiliki keunikan sendiri-sendiri. Kalau di Tlatar memiliki
keunggulan dimana lokasinya masih sangat luas dan memiliki beberapa
pilihan kolam renang berikut tempat mancing dan restoran terapung, maka
di Penging memiliki keunggulan dimana dulunya merupakan tempat mandi
keluarga Kasunanan Surakarta . Sehingga disekitar Pengging ini masih
dapat ditemukan bangunan-bangunan bersejarah yang unik milik Kasunanan
Surakarta. Juga terdapat makam salah seorang pujangga Keraton Surakarta
yaitu Raden Ngabehi Yosodipuro.
Waduk Cengklik
Obyek wisata ini terletak di Desa Ngargorejo dan Sobokerto, Kecamatan
Ngemplak ± 20 km, kearah timur laut Kota Boyolali, Bila dari Bandara
Adi Sumarmo
± 1,5 KM {di sebelah barat bandara tepatnya}. waduk dengan luas
genangan 300 ha ini dibangun pada zaman Belanda, tujuannya untuk
mengairi lahan sawah seluas 1.578 ha, bisa untuk latihan sky air.
Letaknya sangat strategis, berdekatan dengan Bandara Adi Sumarmo,
Asrama
Haji Donohudan, Monumen POPDA, dan Lapangan Golf. Fasilitas: Wisata
Air (Water Resort), Pemancingan (Fishing Area), Rumah Makan Lesehan
(Floating Restaurant).
Pesanggrahan
Pracimoharjo
Merupakan petilasan Sri Susuhunan Paku Buwono X sebagai obyek wisata
minat khusus/ ziarah, Terletak di Desa Paras, Kecamatan Cepogo.
Air Terjun Kedung
Kayang
Obyek wisata yang perlu dikembangkan. Terletak di Desa Klakah
berjarak 5 km ke arah Barat dari Kecamatan Selo. Merupakan panorama
pemandangan alam yang berupa air terjun yang terletak diantara 2
kabupaten, yaitu Boyolali dan Magelang.Potensial untuk aktivitas
camping, hiking, climbing. Fasilitas: Homestay, Pemandangan Alam.
Makam Ki Ageng
Pantaran
Di Pantaran Desa Candisari Kecamatan Ampel. Jarak tempuh dari kota 17
km. Makam ini cukup potensial sebagai tempat ziarah, karena terdapat
Petilasan Ki Kebo Kanigoro, petilasan Syeh Maulana Malik Ibrahim
Maghribi, Petilasan Ki Ageng Pantaran. Pengunjung dapat menikmati
pemandangan alam di kaki gunung Merbabu dan air terjun Si Pendok. Setiap
tanggal 20 suro diadakan event upacara tradisional Buka Luwur.
Fasilitas: Bangsal tempat tirakat, Bukit Perkemahan Indraprasta.
Wana Wisata Kedung
Ombo
Obyek wisata ini terletak di Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu,
sekitar ± 50 km ke arah utara Kota Boyolali menjanjikan rekreasi hutan
dan air yang menyegarkan serta pemancingan. Fasilitas: Bumi Perkemahan,
Hutan Wisata, Tempat Pemancingan, Rumah Makan Apung, Wisata Air.
Masih banyak tempat wisata lain misal Bumi Perkemahan Indrapastha,
Kali Sewan, dan lain-lain. Di Boyolali juga bisa menikmati wisata
kuliner misal sambal lethok/tumpang dan makananan khas lainnya. bila
kamu melewati daerah boyolali cobalah singgah di salah satu tempat
tersebut untuk menghilangkan rasa lelah anda saat perjalanan ataupun
hanya untuk mencoba coba saja.
Gunung Tugel dan Makam
Ki Ageng Singoprono
Obyek wisata ini terletak di Desa Nglembu, Kecamatan Sambi, sekitar ±
15 km ke arah timur laut Kota Boyolali. Lokasi ini lebih dekat ditempuh
dari kota kecamatan Simo yang berjarak hanya sekitar 3 km dari pusat
kota. Tempat ini menjanjikan rekreasi perbukitan dan ratusan tangga
menuju makam Ki Singoprono di puncak gunung tugel. Obyek Wisata Khasanah
yang di kunjungi setiap malam Jumat dan malam Selasa Kliwon, Lokasi
Makam Ki Ageng Singoprono yang menarik dengan letaknya yang sangat
indah. Fasilitas: Bumi Perkemahan, Hutan Wisata, Tempat Menyepi dan
Tempat Berdoa di puncak gunung tugel.
Perekonomian
Peternakan Sapi
Boyolali dikenal sebagai
kota susu, karena merupakan salah
satu sentra terbesar penghasil susu sapi segar di Jawa Tengah.
Peternakan sapi perah umumnya berada di daerah selatan dan dataran
tinggi yang berudara dingin, karena sapi perah yang dikembangkan saat
ini berasal dari wilayah sub-stropis Australia dan Selandia Baru. Selain
itu didaerah Kecamatan Ampel terdapat sentra industri Abon dan Dendeng.
Perindustrian
Banyak terdapat perindustrian di wilayah Boyolali yang dapat
menampung tenaga kerja yang potensial. Mayoritas industri yang ada di
wilayah Boyolali adalah bergerak dalam bidang textil, antara lain PT.
Sariwarna, PT. Safaritex, PT. Bupatex dll.
Produksi
Tanaman Perkebunan
- Kelapa = 4.396,20 hektare = 10.766.450 butir
- Cengkeh = 892,13 hektare = 4.317,30 kwintal
- Teh = 28,62 hektare = 161,60 kwintal
- Tembakau = 2.884,20 hektare = 1.819.299 kilogram
- Kencur = 573,85 hektare = 4.605.290 kilogram
- Jahe = 300,50 hektare = 1.805.100 kilogram
- Kopi Robusta = 224,67 hektare = 75.703 kilogram
- Kopi Arabika = 186,61 hektare = 13,24 ton
- Jambu Mete = 129,53 hektare = 50.781 kilogram
Potensi Produk
Potensial
- Tembakau Rajangan, di Kecamatan Mojosongo, Banyudono, Musuk, Selo,
Cepogo, Ampel, Teras dan Sawit. Produksi 4.178.543 ton/tahun, meliputi
areal 5.369,35 hektar. Manfaat: bahan baku industri rokok. Pemasaran: ke
wilayah Jateng dan Jatim.
- Tembakau Asapan, di Kecamatan Mojosongo, Banyudono, Teras, Ampel,
dan Sawit. Produksi 1.760,79 ton/tahun dengan areal seluas 2.635
hektare. Manfaat: Bahan baku industri rokok. Pemasaran di wilayah Jateng
dan Jatim.
Peluang Investasi
- Tembakau: Industri Pabrik Rokok di Kecamatan Selo, Ampel, Musuk,
Cepogo, Mojosongo, Teras, Sawit dan Banyudono Potensi: Produksi
4.178,543 ton/tahun pada areal 5.369,35 hektare. Kegunaan: Bahan baku
industri rokok.
- Kopi Arabika: Budidaya tanaman kopi arabika di Kecamatan Selo,
Cepogo, Ampel, dan Musuk. Potensi: Produksi 172,790 ton/tahun pada areal
234 hektar. Kegunaan: memenuhi kebutuhan pasar ekspor dan bahan baku
industri kopi bubuk/instant.
- Jahe: Budidaya tanaman jahe dan Industri pengolahan jamu tradisional
di Kecamatan Ampel, Musuk, Cepogo, Boyolali, dan Selo. Potensi:
Produksi 4.363,170 ton/tahun pada areal 611,85 hektare. Kegunaan: Bahan
baku industri jamu tradisional.
- Kencur: Budidaya tanaman kencur dan industri pengolahan jamu
tradisional di Kecamatan Simo, Andong, Klego, Sambi, dan Nogosari.
Potensi: Produksi 5.670,290 ton/tahun pada areal 490,95 hektare.
Kegunaan: Bahan baku industri jamu tradisional.
- Teh: Industri pengolahan teh wangi di Kecamatan Ampel, Selo, dan
Cepogo. Potensi: Produksi 191,63 kg/tahun pada areal 27,88 hektare.
Kegunaan: Bahan baku pengolahan teh wangi.
- Jarak: Budidaya tanaman jarak dan Industri pengolahan minyak jarak
di Kecamatan Klego, Andong, Kemusu, Juwangi, Wonosegoro dan Nogosari.
Potensi areal: 10.409 hektar. Kegunaan: bahan baku industri minyak
jarak.
Putra-Putri
Terkenal Kelahiran Boyolali
Boyolali telah banyak melahirkan putra-putri yang berhasil dan banyak
dikenal di seantero wilayah Indonesia, bahkan dunia. Beberapa putra
terkenal kelahiran Boyolali adalah sebagai berikut:
- Prof. Dr. Soeharso. Ia adalah dokter terkenal dan pendiri YPAC. Ia
adalah merupakan salah satu pahlawan nasional.
- Laksamana Widodo AS. Ia adalah pernah menjabat sebagai KSAL,
panglima TNI dan Menkopolhukam di era pemerintahan presiden SBY.
- Ir. Joko Kirmanto. Ia adalah Menteri Pekerjaan Umum di era
pemerintahan presiden SBY.
Rupa-rupa
- Dikenal sebagai kota susu, Boyolali terdapat banyak
patung-patung sapi di sejumlah sudut kota.
- Boyolali memiliki slogan pembangunan Boyolali Tersenyum
(Tertib, Elok, Rapi, Sehat, Nyaman untuk Masyarakat).